PERPUSTAKAAN PELITA SMP N 1 TAYU

  • Beranda
  • Masuk
  • VC💖
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Sejarah


Sejarah Perpustakaan

Perpustakaan Pelita SMP Negeri 1 Tayu  

Perpustakaan SMP Negeri 1 Tayu berdiri  pada  tanggal  11  Januari 1974  pada  awalnya  adalah  sekolah  swasta bernama SMP Nasional di Tayu. Pada  tanggal 11 Januari 1974 berubah status menjadi SMP  Negeri  yang  beralamatkan  di jalan RA Kartini nomor 50 A Tayu.

Pada saat kepala sekolah dijabat Bapak Sujitno Bc Hk dari tahun  1974  s.d. 1976 selalu  menganjurkan  peserta didik  untuk menambah wawasan pengetahuan melalui  minat  baca yang  tinggi dengan membaca  buku. Tetapi jumlah bahan pustaka sangat terbatas, belum ada pembedaan jenis bahan pustaka, sistem  pengelolaan belum memadai, tenaga partime yang siap ditempat belum ada. Sehingga bahan baca yang dimiliki untuk mengendalikan operasionalnya hanya diberi label pada sampulnya dengan kode abjad dan  angka urut.

Pada tahun  1979 - 1982  ruang  yang  digunakan  menempatkan  bahan  pustaka  adalah  gudang  yang  dipakai  untuk  ruang  karawitan  sekaligus  untuk  perpustakaan  mini. Tahun 1983 SMP Negeri 1 Tayu mendapat  bantuan  dari  pemerintah gedung  Perpustakaan  yang  diresmikan penggunaannya oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah, Bapak Drs. Koestedjo. Sehingga pada tahun 1983  SMP  Negeri 1 Tayu  memiliki  gedung  perpustakaan  dengan  luas  bangunan  12  meter  X  8,5  meter, letaknya  sangat  strategis  karena  berada  pada  jalan  masuk  halaman  sekolah. Bangunan dilengkapi ruangan untuk membaca, layanan, dan ruang deposit untuk menyimpan bahan-bahan pustaka. Oleh Bapak Achmad Mochtar perpustakaan tersebut diberi nama “PELITA“,  dikandung  maksud  bahwa  perpustakaan  di  SMP Negeri 1 Tayu  dapat  menjadi  penerang  bagi  seluruh  warga  besar  dari  Guru  dan  peserta didik dalam mencapai  cita-cita yang diangankan. Pengadaan  bahan  pustaka ada  yang  berasal  dari  bantuan pemerintah,  bantuan BP3, warga  yang  peduli  dan dari  kenang-kenangan  siswa yang lulus  ujian  akhir. Tenaga pengelola  perpustakaan  dilengkapi  yaitu  dari  bapak dan  ibu guru bahasa  Indonesia dan  dibantu  tenaga  honorer. Namun, sistim  pengelolaan  bahan  pustaka  masih  belum  sesuai  dengan  standar  pengelolaan  perpustakaan.

Tahun 1990 pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan pelatihan / penataran  tenaga pengelola  perpustakaan  tingkat  SLTP  dan  SLTA. Tetapi  dari  bapak dan  ibu  guru  yang  hendak  dikirim  mengikuti  penataran  perpustakaan selalu menghindar. Ada  yang  berdalih  dan  beranggapan  bahwa  bekerja  di Perpustakaan  adalah  orang  buangan. Upaya  mengirimkan  penataran dan pelatihan tenaga pengelola perpustakaan tetap ditawarkan kepada mereka yang bersedia. Ditugaskannnya  seorang guru  ketrampilan  untuk mengikuti pelatihan/penataran tahun 1990 di tingkat Kabupaten Pati yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati bekerja sama dengan Perpustakaan Daerah Jawa Tengah. Berawal dari tahun 1990 perpustakaan SMP Negeri 1 Tayu mulai tertata dengan  pengelolaan sistim  DDC yang  menjadi  sistim  standar  mengelola  perpustakaan.

Kemampuan tenaga perpustakaan terus ditingkatkan, maka pada tahun 1991 diselenggarakan penataran dan pelatihan tenaga pengelola perpustakaan SLTP dan SLTA tingkat Jawa Tengah demikian penataran- penataran  berkelanjutan  yaitu  tahun  1991, tahun  1995 dan  tahun  1998  dengan lama  waktu  dari  120  jam sampai 300 jam. Kepala sekolah silih berganti dan beban perpustakaan  juga  silih  berganti,  khususnya  keadaan  bahan  pustaka  yang dimiliki SMP Negeri 1 Tayu. Ketika musibah  mendera  perpustakaan  mulai  pada  tahun  1990, tahun 1998 dan 2006  terjadinya  banjir  bandang  di  wilayah Tayu,  membawa dampak  terhadap  perpustakaan. Sarana dan  prasarana  sekolah  banyak  yang  rusak  akibat  banjir  yang  disertai lumpur dan tak luput pula bahan pustaka/buku-buku  perpustakaan dan kelengkapanya terendam banjir  dan  rusak  berat. Ironis jadinya, semua harus dimulai  dari  nol bagaimana ingin memiliki perpustakaan  yang  ideal  dan standar, tetapi  setelah  tertata  dan  terawat  akhirnya  porak poranda.

Tahun 2007 mulai bangkit kembali menapak perjalanan perpustakaan walau bahan  pustaka yang dimiliki merupakan sisa-sisa banjir yang terselamatkan. Upaya penambahan bahan pustaka melalui kenang-kenangan siswa yang lulus ujian tetap berjalan walau porsinya belum memadai jika dibandingkan dengan kebutuhan siswa yaitu 1:3 yang artinya setiap siswa minimal mendapat kesempatan membaca 3 judul buku. Selayaknya  dari  jumlah  siswa  lebih  kurang  620  siswa  bahan  pustaka  yang  harus  tersedia  adalah  620  X  3  judul  buku  atau  terdapat  minimal  1240  judul  buku.

Mulai pada tahun pembelajaran 2011-2012 sekolah mendapat perhatian pemerintah  dengan adanya bantuan paket  buku-buku perpustakaan yang lumayan banyaknya hampir  ada  lebih dari 500 judul  bahan pustaka. Tetapi sangat disayangkan paket bahan pustaka tersebut tidak diklasifikasi terhadap penggunanya atau  rentang  isi  buku  dengan  tingkatan  pemakainya.

SMP Negeri 1 Tayu yang sekarang berada dilokasi baru yaitu di jalan Diponegoro nomor 35 Tayu keberadaan perpustakaannya semakin meningkat, demikian dengan kwalitas tenaga pengelolanya yang mau belajar dan mempelajari tentang bagaimana mengelola perpustakaan yang professional khususnya usaha-usaha mengembangkan minat baca dan  kerjasama  dengan  guru-guru  disekolah  dalam  mendorong  pengembangan minat baca.

PERPUSTAKAAN PELITA SMP N 1 TAYU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkattkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisir secara baik dan sisitematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?